Rubah dan Burung Gagak
Mar 15th, 2009 by 60meter
Seekor gagak hitam legam suatu ketika mencuri sepotong daging. Ia terbang ke atas pohon dan mencapit daging itu di paruhnya. Seekor rubah yang melihatnya, ingin mendapat daging itu, jadi ia menatap ke atas pohon dan berkata, ”Betapa cantiknya kamu, temanku! Sayapmu lebih elok daripada sayap merpati.”
”Apakah suaramu seindah bentukmu yang cantik? Jika demikian, kau pasti ratu dari segala burung.”
Si gagak begitu bahagia mendengar pujian rubah sehingga ia membuka paruhnya untuk memperdengarkan bagaimana ia dapat bernyanyi. Potongan daging di paruhnyapun terjatuh.
Sang rubah menubruk daging itu dan lari pergi secepatnya.
Kesombongan sebagian besar merupakan masalah pengendalian diri, atau tidak adanya pengendalian itu. Orang lain mungkin akan mencoba mengumpan ego kita, tetapi bergantung kepada kitalah untuk mengendalikannya.


dan sering kita gagal mengendalikannya…
Cerita Lama nich…
Udah lama gak denger…
hohoho
jadi terkenang dongeng2 masa kecil saya…